cancelledmovies.com – Usulan pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menuai respons beragam dari partai politik. Tujuh dari delapan fraksi di DPR telah memberikan tanggapan terkait usulan ini, yang disampaikan oleh Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, dalam acara Harlah ke-27 partainya baru-baru ini.
Muhaimin menyebutkan bahwa model pilkada langsung dinilai kurang efisien dan mendesak perlunya evaluasi menyeluruh. Ia mengusulkan agar jika tidak ditunjuk oleh pemerintah pusat, pilkada dapat diatur untuk dipilih oleh DPRD di seluruh Indonesia. Meskipun tujuh fraksi telah merespons, sikap resmi mengenai hal ini masih akan ditentukan dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Politik Omnibus Law yang direncanakan pada 2026 mendatang.
Ketua DPR, Puan Maharani, menyatakan pentingnya diskusi antar partai untuk mencapai kesepakatan mengenai usulan tersebut. Beberapa partai seperti PDIP dan Demokrat menolak ide tersebut, menganggap pilkada langsung sebagai hasil dari reformasi politik pasca-1998 yang seharusnya dipertahankan.
Sementara itu, fraksi Golkar dan Gerindra menunjukkan dukungan terhadap usulan ini. Golkar menilai gagasan pemilihan kepala daerah oleh DPRD perlu segera direalisasikan, sedangkan Gerindra masih melakukan kajian lebih lanjut. Di sisi lain, PAN dan NasDem belum mengambil keputusan jelas;PAN masih menggali aspirasi dari pengurusnya di daerah.
Respons yang beragam menunjukkan kompleksitas dalam menyikapi perubahan sistem pemilu di tanah air. Dengan perdebatan yang terus berlanjut, nasib usulan ini masih menunggu kepastian dalam proses legislatif mendatang.