cancelledmovies.com – PT Astra Otoparts Tbk mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp1,1 triliun atau setara dengan Rp229 per saham dari laba bersih tahun buku 2025 yang tercatat sebesar Rp2,2 triliun. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung di Jakarta.
Dividen tunai ini terdiri dari dua bagian, yaitu dividen interim sebesar Rp284,36 miliar atau Rp29 per saham yang telah dibayarkan pada 24 Oktober 2025, dan dividen final senilai Rp819,35 miliar atau Rp170 per saham yang direncanakan akan dibayarkan pada 15 Mei 2026 kepada pemegang saham yang terdaftar per 4 Mei 2026. Dalam keterangan resmi, Division Head of Corporate Communication & Investor Relations PT Astra Otoparts Tbk, Wisnu Wijaya, menyatakan bahwa sisa laba bersih yang belum ditetapkan penggunaannya akan dibukukan sebagai laba ditahan.
Selain pembagian dividen, perusahaan juga melakukan perombakan jajaran direksi dan komisaris. Hal ini bertujuan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan strategi bisnis ke depan. Salah satu langkah dalam perombakan tersebut adalah pengunduran diri Hamdani Dzulkarnaen S. dari posisi Presiden Direktur dan Gidion Hasan sebagai Presiden Komisaris.
Sebagai tindak lanjut, rapat pemegang saham mengangkat Yusak Kristian Solaeman sebagai Presiden Direktur yang baru dan Thomas Junaidi Alim W. sebagai Presiden Komisaris. Gidion Hasan, meskipun mengundurkan diri dari jabatannya sebelumnya, kini menjabat sebagai Komisaris. Dengan perombakan ini, perusahaan berharap dapat meningkatkan kinerja dan kesesuaian dengan visi ke depan.