cancelledmovies.com – Bangkok telah menolak tuduhan “tanpa dasar” dari Kamboja terkait penggunaan senjata kimia selama konflik militer terburuk antara kedua negara dalam lebih dari satu dekade. Tuduhan tersebut muncul di tengah ketegangan yang meningkat di perbatasan, di mana setidaknya 43 orang tewas dan lebih dari 300.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat pertikaian yang berlangsung. Kamboja menuduh Thailand menggunakan gas beracun, yang disebutnya sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional dan genosida terhadap warganya.
Dua hari sebelum perundingan damai antara kedua belah pihak pada 29 Juli 2025, sebuah video yang dibagikan di media sosial memperlihatkan pesawat tempur yang mengeluarkan asap berwarna. Namun, video tersebut berasal dari pertunjukan udara di Malaysia dan tidak ada hubungannya dengan konflik yang sedang berlangsung. Video tersebut telah ditonton lebih dari 3.600 kali, dengan narasi yang mengalir dari Kementerian Pertahanan Kamboja, mempertahankan tuduhan mereka.
Pemerintah Thailand segera menanggapi, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan menuntut agar masyarakat tidak terpengaruh oleh hoaks yang beredar. Video yang beredar ditangkap dari Langkawi dalam acara Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition (LIMA) pada 2023, bukan berasal dari konflik bersenjata yang berlangsung baru-baru ini.
Penting untuk memahami konteks dan asal mula informasi sebelum menyebarkannya lebih lanjut, terutama di saat ketegangan meningkat antara negara. Pemeriksaan lebih lanjut dari AFP menunjukkan bahwa video tersebut diambil pada 23 Mei 2025, dan dibuktikan melalui pencarian gambar balik yang mengawali asal video ke acara tersebut. Kejadian ini menekankan pentingnya penanganan informasi yang akurat dan bertanggung jawab guna menghindari rumor yang dapat memperburuk situasi.