cancelledmovies.com – Penguatan berkelanjutan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditopang oleh stabilitas makroekonomi di Indonesia, termasuk terjaganya inflasi dan ekspektasi suku bunga yang rendah. Pada penutupan perdagangan Kamis sore, IHSG mencatat level tertinggi baru di angka 9.075,41.
Menurut pengamat pasar modal Reydi Octa, arus dana dari investor domestik yang kuat dan mendominasi IHSG membuat harga saham lebih tahan terhadap guncangan dari faktor eksternal. Ia menambahkan bahwa kinerja solid dari emiten besar, khususnya di sektor perbankan dan saham berkapitalisasi pasar besar, juga berkontribusi pada penguatan ini. Valuasi IHSG dianggap lebih murah dibandingkan bursa di negara maju, sehingga investor tetap percaya bahwa IHSG bisa stabil meskipun ada tekanan eksternal yang mungkin menyebabkan aksi jual.
Di tengah ketidakpastian arah kebijakan moneter negara maju, pergerakan mata uang dolar AS, dan meningkatnya tensi geopolitik, dampak terhadap pasar saham Indonesia dinilai terbatas berkat kuatnya basis investor domestik. Reydi menyebut sektor-sektor yang menopang penguatan IHSG, meliputi perbankan, energi, dan saham-saham konglomerat besar.
Berdasarkan data penutupan Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup menguat 42,83 poin atau 0,47 persen. Indeks LQ45, yang mencakup 45 saham unggulan, juga mengalami kenaikan 7,34 poin atau 0,83 persen. Dalam sesi perdagangan tersebut, tercatat 3.373.659 transaksi, dengan 50,63 miliar lembar saham diperdagangkan senilai Rp28,25 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, 339 mengalami kenaikan, 331 mengalami penurunan, dan 113 saham tidak bergerak.