cancelledmovies.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan keprihatinan atas kerugian yang dialami petani tembakau akibat gagal panen. Investasi yang dilakukan petani, yang bisa mencapai Rp30 juta per hektare, hanya menghasilkan kurang dari Rp1 juta. Purbaya menyampaikan hal ini kepada publik dalam sebuah konferensi pers di Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis, 2 Oktober 2025.
Menanggapi situasi ini, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) telah meminta adanya relaksasi untuk memfasilitasi petani yang ingin melakukan penanaman kembali. Namun, Purbaya menekankan bahwa Himbara tidak berada di bawah kewenangan Kementerian Keuangan. Ia menyatakan, isu gagal panen seharusnya ditangani langsung oleh pemerintah dengan pendekatan fiskal. “Saya akan cek lebih lanjut mengenai hal ini. Namun, masalah ini perlu ditangani oleh pemerintah, bukan Himbara,” jelas Purbaya.
Dalam kesempatan ini, Purbaya juga memberikan klarifikasi terkait penempatan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun di Himbara. Ia menegaskan bahwa peran Kementerian Keuangan hanya sebagai deposan. “Kami mengawasi agar dana tersebut tidak digunakan untuk pembelian dolar,” tuturnya.
Purbaya menekankan pentingnya intervensi pemerintah dalam membantu petani yang terkena dampak gagal panen. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani isu pertanian yang dapat mempengaruhi kesejahteraan masyarakat. Diharapkan langkah-langkah konkret dapat segera diambil untuk membantu para petani yang mengalami kesulitan.