Site icon cancelledmovies.com

Mengenal Filosofi dan Tradisi Galungan serta Kuningan 2025

[original_title]

cancelledmovies.com – Rabu, 19 November, umat Hindu di Bali serta komunitas Hindu di seluruh Indonesia merayakan Hari Raya Galungan kedua, sebuah perayaan yang kaya akan nilai spiritual dan budaya. Hari Raya ini menandai kemenangan dharma, atau kebenaran, atas adharma, yang diartikan sebagai kejahatan. Momen ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperkuat ikatan dengan Tuhan, leluhur, dan sesama.

Galungan berlangsung setiap 210 hari dalam kalender Saka Bali, dan diikuti oleh perayaan Kuningan, yang dianggap sebagai puncak dari rangkaian upacara ini. Di dalam filosofi perayaan ini, Galungan mencerminkan harmoni dan komitmen umat Hindu untuk menegakkan kebaikan. Pada hari Galungan, diyakini bahwa para leluhur turun ke bumi untuk memberikan berkat. Sebelum hari utama, Penampahan Galungan dilaksanakan sebagai simbol pengendalian diri terhadap sifat negatif.

Perayaan pertama Galungan di tahun 2025 dijadwalkan pada Rabu, 23 April, dengan Umanis Galungan atau hari silaturahmi pada 24 April. Sementara itu, Kuningan dirayakan sepuluh hari setelah Galungan, pada Sabtu, 3 Mei, dengan Penampahan Kuningan digelar sehari sebelumnya.

Selain perayaan pertama, umat Hindu juga akan menyelenggarakan Galungan dan Kuningan kedua di tahun yang sama, dengan Galungan kedua jatuh pada 19 November dan Kuningan pada 29 November. Direktorat Jenderal Bimas Hindu mengimbau umat melakukan persiapan dengan baik, karena perayaan ini tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga meningkatkan kesadaran spiritual dan permohonan akan kedamaian bagi seluruh alam.

Exit mobile version