cancelledmovies.com – Reshuffle kabinet yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto telah menimbulkan reaksi negatif di pasar, meskipun hal ini dianggap wajar oleh Ketua Umum Kadin Jawa Timur, Adik Dwi Putranto. Adik menjelaskan bahwa saat ini para investor terlihat menahan diri untuk menunggu kebijakan baru dari menteri-menteri yang baru dilantik, khususnya dalam bidang ekonomi.
Menurut Adik, tujuan reshuffle ini adalah untuk meningkatkan efisiensi dan memperkuat kinerja pemerintahan dalam mendorong perekonomian nasional. Terjadi penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 100,49 poin atau 1,28 persen, yang mencerminkan dampak tersebut.
Fokus utama pasar tertuju pada kursi Menteri Keuangan yang kini tidak lagi dijabat oleh Sri Mulyani. Pergantian menteri ini menciptakan ketidakpastian bagi investor, yang terbiasa dengan kebijakan fiskal ketat dan penuh kehati-hatian. Adik menekankan bahwa tantangan bagi Menteri Keuangan yang baru adalah menjaga defisit fiskal serta mendorong pertumbuhan ekonomi mencapai 6-6,5 persen pada tahun 2026.
Di sisi lain, sektor industri hasil tembakau justru mencatat penguatan saham karena pelaku industri melihat peluang adanya kebijakan yang lebih ramah di bawah menteri baru, terutama terkait kebijakan cukai. Adik membahas pentingnya stabilitas sosial dan reformasi sistem perpajakan yang lebih adil untuk memperluas basis pajak.
Adik juga memberikan pandangan positif terkait penunjukan Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi dan UKM, yang dinilai dapat memajukan gerakan koperasi nasional. Dengan kebijakan disiplin dan dukungan terhadap sektor riil, Kadin Jatim optimis reshuffle ini akan berkontribusi pada percepatan perekonomian Indonesia.