cancelledmovies.com – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) sedang mempersiapkan rencana untuk menerbitkan surat utang di tingkat global. Managing Director Treasury Danantara Indonesia, Ali Setiawan, menyatakan bahwa penerbitan tersebut masih menunggu saat yang tepat, misalnya ketika imbal hasil (yield) dari surat utang pemerintah Amerika Serikat, US Treasury, menurun.
Ali menjelaskan bahwa saat yield berada pada level rendah, mereka bisa memanfaatkan spread harga yang lebih murah. “Ketika waktu yang tepat tiba, dan US Treasury sudah rendah, mungkin kita bisa tapping,” ungkapnya dalam acara Media Lunch with Danantara Indonesia di Jakarta pada Jumat lalu. Sebelum melakukan penerbitan surat utang global, Danantara Indonesia berencana melakukan “pre-rating work” tahun depan untuk mendapatkan rating dari lembaga pemeringkat global seperti Fitch, S&P, dan Moody’s.
Pemerolehan rating ini penting untuk mengukur seberapa besar yield yang dapat diharapkan dari surat utang tersebut. Ali menegaskan, “Kita perlu tahu rating yang akan diberikan oleh Fitch, S&P, dan Moody’s untuk menghitung estimasi yield yang mungkin kita capai.”
Meskipun waktu penerbitan surat utang global ini belum dapat dipastikan, Ali menegaskan bahwa pekerjaan rumah terkait rating akan dilakukan di tahun depan. Sebelumnya, pada tahun ini, Danantara Indonesia telah meluncurkan surat utang perdana mereka, Patriot Bonds, senilai Rp50 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk proyek energi baru dan terbarukan, serta konversi sampah menjadi energi. Patriot Bonds diterbitkan dalam dua seri dengan tenor lima dan tujuh tahun, masing-masing menawarkan imbal hasil sebesar dua persen.