cancelledmovies.com – Pabrik iPhone di China menjadi sorotan karena menyimpan realitas manufaktur yang tak terlihat di balik produk premium. Banyak yang bertanya mengapa Apple memilih untuk memproduksi iPhone di China dibandingkan Amerika Serikat. CEO Apple, Tim Cook, dalam sebuah video yang viral di tahun 2024, mengungkap bahwa alasan tersebut bukan lagi sekadar karena biaya tenaga kerja yang lebih murah.
Cook menjelaskan, keunggulan yang dimiliki China dalam infrastruktur manufaktur sukar ditandingi. Negara ini telah mengembangkan ekosistem produksi selama bertahun-tahun dengan tenaga kerja terampil, fasilitas teknologi mutakhir, dan rantai pasokan yang efisien. Apple telah lama mempertimbangkan faktor-faktor ini lebih dari sekadar biaya, dikarenakan kompleksitas dan volume produksi iPhone yang tinggi.
Lebih lanjut, Cook menyatakan bahwa keberadaan tenaga kerja terampil di China, khususnya dalam bidang teknik perkakas, tidak dapat ditemukan di negara lain, termasuk AS. Ini merupakan salah satu pendorong utama mengapa Apple tetap beroperasi di sana. Ketersediaan insinyur dan teknisi yang melimpah memungkinkan Apple untuk memenuhi standar kualitas yang diharapkan.
Infrastruktur yang terintegrasi dengan baik di China juga memainkan peran signifikan. Komponen iPhone, dari yang terkecil hingga yang terpenting, dapat diproduksi dan dirakit dengan efisien, sehingga memungkinkan Apple untuk memenuhi permintaan global secara cepat. Meskipun ada dorongan untuk memindahkan lokasi produksi ke Amerika Serikat, kenyataannya AS belum siap untuk mengambil alih peran tersebut, terutama dalam aspek ketersediaan tenaga ahli.
Dengan demikian, perjalanan industri teknologi di China menunjukkan bahwa kemampuan dan efisiensi lebih berperan dalam keputusan strategis Apple untuk tetap beroperasi di sana.